Di tengah perkembangan ekonomi dan budaya konsumerisme, banyak orang dari kalangan kelas menengah yang berupaya menunjukkan kesuksesan mereka dengan membeli barang-barang mewah. Fenomena ini bukan hanya sekadar mengedepankan aspek material, tetapi juga mencerminkan kebutuhan akan pengakuan sosial dan penerimaan dari lingkungan sekitar.
Sementara itu, para ahli berpendapat bahwa kebutuhan ini sering kali membawa dampak negatif, baik dari segi finansial maupun psikologis. Sebagian orang tergoda untuk membeli barang mahal bukan karena kemampuan, tetapi demi menjaga citra sosial yang terbangun di masyarakat.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.












