Senyawa yang terkandung dalam teh hijau, termasuk L-theanine dan epigallocatechin gallate (EGCG), dikenal memiliki efek neuroprotektif yang dapat memperlambat penurunan kognitif yang sering terjadi seiring bertambahnya usia. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau secara rutin berkaitan erat dengan risiko yang lebih rendah terhadap perkembangan penyakit neurodegeneratif, seperti Parkinson dan Alzheimer.
Teh hijau dipilih oleh banyak orang sebagai alternatif sehat bagi minuman berkafein lainnya. Konsumsi teh hijau juga dapat memberikan efek positif tidak hanya untuk kognisi, tetapi juga bagi kesehatan jantung dan metabolisme seseorang.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.












