Sebuah narasi baru yang beredar di media sosial mengenai proyek pembangunan Jalan Anyer-Panarukan, sebuah jalan ikonik yang membentang sepanjang 1.000 kilometer, kembali menghangatkan diskusi tentang sejarah masa lalu. Jalan ini dibangun antara tahun 1808 hingga 1811 atas perintah Marsekal Herman Willem Daendels, Gubernur Jenderal dari VOC yang berkuasa di Indonesia pada masa itu, dan selalu dipandang sebagai simbol ambisi kolonial Belanda.
Namun, video tersebut menyatakan bahwa jalan ini tidak sepenuhnya menggunakan kerja paksa, melainkan melibatkan tenaga kerja yang mendapatkan upah. Narasi ini mengguncang pandangan umum yang selama ini beranggapan bahwa Daendels pemerintahannya berlangsung dengan tangan besi dalam proyek monumental ini.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.












