Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang lebih akrab disapa Gus Ipul baru-baru ini menanggapi polemik mengenai usulan pencantuman nama Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, dalam daftar penerima gelar Pahlawan Nasional. Gus Ipul mengatakan bahwa usulan ini merupakan hasil kajian dan bukan keputusan pribadi, melainkan keputusan kolektif dari tim di Kementerian Sosial.
Dalam pernyataannya, Gus Ipul menekankan, “Usulan ini bukan keputusan saya sendiri, melainkan keputusan dari Tim Pengkajian dan Penelitian Gelar Pahlawan tingkat pusat.” Kementerian Sosial berperan penting dalam mengusulkan nama-nama yang akan diajukan kepada Dewan Gelar yang dipimpin oleh Pak Fadli Zon.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.










