Para ilmuwan baru-baru ini memperingatkan bahwa tahun 2025 akan tercatat sebagai tahun ketiga terpanas dalam sejarah, sebuah fenomena yang didorong oleh peningkatan polusi dari bahan bakar fosil. Kenaikan suhu global hingga mencapai level yang dianggap “luar biasa” tentunya menjadi perhatian serius bagi komunitas ilmiah dan masyarakat dunia.
Laporan terbaru dari Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menyebutkan bahwa suhu udara permukaan rata-rata di tahun tersebut diperkirakan mencapai 1,48 derajat Celsius lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat pra-industri. Peningkatan suhu ini melanjutkan tren pemanasan yang mengkhawatirkan yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.










