Sejak berakhirnya perjanjian pengendalian senjata nuklir antara Amerika Serikat dan Rusia pada 5 Februari 2026, dunia menghadapi potensi eskalasi konflik nuklir yang semakin mengkhawatirkan. Sejarah mencatat bahwa belum adanya regulasi semacam itu dapat membawa kita pada ambang kiamat, di mana peristiwa-peristiwa di masa lalu masih sangat relevan dalam konteks saat ini.
Ketegangan yang berlangsung antara dua kekuatan nuklir terkemuka ini bukanlah hal baru. Dalam perjalanannya, berbagai insiden bersejarah menunjukkan bagaimana ketidakpastian dan kegentingan situasi dapat meruncing hingga ke titik di mana keputusan sepele mampu menentukan nasib jutaan orang.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.












