Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyampaikan pendapatnya mengenai peran kecerdasan buatan (AI) dalam dunia komunikasi saat ini. Ia berpendapat bahwa meskipun teknologi ini sangat canggih, AI tidak akan pernah sepenuhnya menggantikan manusia dalam berkomunikasi. Ini karena komunikasi manusia melibatkan unsur-unsur seperti gestur dan ekspresi yang sulit untuk ditiru oleh mesin.
Nezar menggarisbawahi bahwa komunikasi manusia mencerminkan kedalaman emosi dan pengalaman yang tidak dapat dijangkau oleh algoritma. Menggunakan rumus matematika dan data, AI mungkin mampu menghasilkan konten, tetapi nuansa yang dimiliki oleh manusia tidak dapat disamakan.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.











