Kementerian Komunikasi dan Digital saat ini tengah melakukan kajian terkait kebijakan pemerintah China yang menuntut para influencer untuk memiliki sertifikasi sebelum membuat konten tentang topik tertentu. Ini adalah langkah yang menunjukkan perhatian besar terhadap kualitas informasi yang disebarkan di dunia digital.
Dengan meningkatnya jumlah konten yang diproduksi oleh pemengaruh, ada keprihatinan yang mendalam tentang validitas dan akurasi informasi yang disajikan. Hal ini mendorong pihak Kementerian untuk lebih mendalami kebijakan yang diterapkan oleh negara lain.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.












