Saat anak mengalami tantrum, seringkali orang tua merasa bingung dan frustasi bagaimana cara menanganinya. Reaksi yang beragam dari orang tua terhadap ledakan emosi ini bisa membuat situasi menjadi lebih rumit, baik bagi anak maupun bagi orang dewasa yang terlibat.
Tantrum seringkali ditunjukkan melalui teriakan, tangisan, atau bahkan perilaku agresif. Hal ini bisa menyebabkan orang tua melakukan reaksi yang salah, seperti membentak atau menghukum anak, yang justru akan memperburuk keadaan dan menghambat perkembangan emosional anak.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.












