Morgan Freeman, aktor veteran dan pemenang Oscar, baru-baru ini menyatakan kekhawatirannya tentang penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam industri film dan hiburan. Ia menggarisbawahi bahwa AI tidak memiliki komponen kemanusiaan yang penting dan relevan dalam membuat karya seni yang dapat dinikmati dan terhubung dengan penonton.
Pernyataan ini muncul di tengah maraknya penggunaan teknologi AI untuk menggantikan berbagai aspek dalam pembuatan film, termasuk pembuatan skrip dan penggandaan wajah para aktor. Freeman menekankan bahwa mesin tidak dapat menggantikan pengalaman hidup dan emosi yang dibawa oleh seorang manusia dalam setiap peran yang mereka mainkan.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.











