Penjualan headset Vision Pro milik Apple mengalami penurunan yang signifikan, memaksa perusahaan untuk memangkas produksi perangkat inovatif ini. Produk yang diharapkan menjadi pembuka era baru komputasi spasial ini kini menghadapi tantangan serius di pasar, menunjukkan bahwa tidak semua inovasi dapat diterima dengan baik oleh konsumen.
Tak hanya itu, informasi dari berbagai sumber menunjukkan bahwa anggaran pemasaran untuk Vision Pro telah dipotong lebih dari 95 persen pada tahun lalu. Kondisi ini menggambarkan ketidakpastian yang dihadapi perusahaan, terutama mengingat mereka masih sukses dengan produk iPhone dan iPad lainnya.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.











