Produksi kendaraan listrik di Indonesia, khususnya yang terkait dengan Neta, mengalami penghentian yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh serangkaian masalah yang dihadapi oleh prinsipal Neta di China, yang kini harus melakukan restrukturisasi mulai tahun 2025.
Penghentian ini berpotensi memberi dampak besar terhadap aktivitas manufaktur lokal, meski pihak pabrik menyatakan bahwa stok bahan baku dan kendaraan masih ada cukup banyak.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.












