Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) seringkali dianggap sebagai masalah ringan yang bisa diatasi dengan obat-obatan penurun asam lambung. Namun, dalam situasi tertentu, GERD dapat menjadi indikasi adanya komplikasi serius yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.
Sebagai contoh, dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterohepatologi, Ari Fahrial Syam, menjelaskan bahwa GERD berbeda dari sakit maag biasa karena dampaknya yang lebih luas jika tidak ditangani dengan benar. Tingkat keparahan yang mungkin ditimbulkan harus diwaspadai oleh setiap individu yang mengalaminya.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.











