Perkembangan teknologi medis dalam beberapa dekade terakhir telah membawa perubahan signifikan dalam deteksi dan pengobatan penyakit jantung bawaan (PJB) pada bayi dan anak. Salah satu alat penting yang muncul adalah ekokardiografi, sebuah metode non-invasif yang memungkinkan penilaian kondisi jantung secara real-time, bahkan saat bayi baru lahir.
Pemeriksaan ekokardiografi dapat dilakukan pada periode neonatal, yaitu antara usia 0 hingga 28 hari. Hal ini memberikan kesempatan bagi dokter untuk menilai struktur dan fungsi jantung tanpa risiko paparan radiasi, menjadikannya pilihan utama dalam mendeteksi abnormalitas jantung.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.












